Girl Scouts memanggil pembuat kue bagi membahas pekerja anak

  • Share

Girl Scouts of the USA menerangkan pada hari Rabu karena itu pekerja anak kagak menyandang tempat di dalam kue ikoniknya bersama meminta kedua perusahaan yg memanggang kalian buat bertindak lekas buat menyembuhkan potensi pelanggaran yg terkait bersama minyak sawit di dalam rantai pasokan para.
Komentar tersebut dikirim di dalam wujud tweet terhadap wartawan Associated Press yg merilis pemeriksaan Selasa yg menghubungkan cookie Girl Scout bersama rantai pasokan merek santapan terkenal lainnya bersama penghitungan puluhan ribu anak-anak yg sering bertugas tidak menggunakan dibayar semasa berjam-jam pada kondisi berbahaya bagi menunjang panen buah sawit pada perkebunan pada Indonesia dengan Malaysia.
“Pekerja anak kagak menyandang tempat di dalam produksi Cookie Pramuka,” cuit Girl Scouts. “Investasi kita di dalam pengembangan generasi muda dunia kita tak boleh difasilitasi oleh ketertinggalan sebanyak masyarakat.”
Girl Scouts pula merujuk pada organisasi nirlaba dunia yg dimilikinya yg disebut Roundtable on Sustainable Palm Oil, yg mempromosikan produksi etis, terhitung perlakuan terhadap pekerja, bersama menulis: “Seumpama pemasok khas enggak mengikuti praktek etis, kita berharap pembuat roti kita serta RSPO bagi akas mengambil tindakan bagi memperbaiki pengecualian tersebut. ”
Girl Scouts kagak menanggapi permintaan berulang kali sejak AP bagi berkomentar berhubungan dengan temuan menjelang warta hari Selasa, yg menemukan banyak anak yg berkarya pada industri kelapa sawit enggak menyandang akses ke sekolah atau juga layanan kesehatan yg memadai beserta sejumlah tak sudah belajar membaca alias menulis. . Ceritanya merinci bagaimana penduduk lain hidup di dalam ketakutan berniat ditangkap oleh polisi beserta dilempar ke induk penahanan keterlibatan kalian lahir pada perkebunan semenjak penduduk tua yg bertugas metode ilegal, beserta bagaimana anak perempuan rentan terhadap pelecehan seksual.
Wartawan melacak pekerja anak ke rantai pasokan tidak benar satu pembuat kue Girl Scout, Little Brownie Bakers, yg dimiliki oleh merek penganan Italia Ferrero, yg kagak mengomentari temuan tersebut. Pembuat roti lain dengan perusahaan induknya, Weston Foods yg berbasis pada Kanada, tak mempersembahkan rincian apakah jua berhubungan dengan rantai pasokannya, bersama alasan kepemilikan. Keduanya menandaskan karena itu kalian berkomitmen buat menginginkan minyak sawit berkelanjutan.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.