Mantan pemain kriket Australia Andrew Symonds meninggal dalam kecelakaan mobil

  • Share
Mantan pemain kriket Australia Andrew Symonds meninggal dalam kecelakaan mobil

Mantan pemain kriket Australia, Andrew Symonds tewas dalam kecelakaan mobil di Queensland.

Andrew Symonds, digambarkan meninggalkan bekas lapangan Westpac Stadium setelah mencetak 156 gol untuk Australia melawan Selandia Baru pada 2005, tewas dalam kecelakaan mobil.

Beberapa media pada hari Minggu melaporkan kematian pria berusia 46 tahun yang tinggal di dekat Townsville.

Symonds terlibat dalam satu kecelakaan kendaraan pada Sabtu malam, The Australian melaporkan, mengutip pernyataan dari keluarga yang mengkonfirmasi kematiannya.

Polisi mengeluarkan pernyataan yang mengatakan mereka sedang menyelidiki kecelakaan kendaraan tunggal yang fatal di Hervey Range, sekitar 50 kilometer dari Townsville, pada Sabtu malam.

“Informasi awal menunjukkan, tak lama setelah pukul 11 ​​malam, mobil itu sedang dikendarai di Hervey Range Road, dekat Jembatan Sungai Alice ketika meninggalkan jalan raya dan terguling,” bunyi pernyataan itu.

“Layanan darurat berusaha untuk menghidupkan kembali pengemudi berusia 46 tahun dan satu-satunya penumpang, namun dia meninggal karena luka-lukanya.

“Unit Kecelakaan Forensik sedang menyelidiki.”

Symonds memainkan 26 Tes untuk Australia dan menjadi favorit penonton dalam permainan format pendek sebagai pemain serba bisa.

Mantan kapten Australia Allan Border termasuk di antara mereka yang memberi penghormatan kepada Symonds pada hari Minggu.

Border mengatakan Symonds “memukul bola jauh dan hanya ingin menghibur.

“Dia, di satu sisi, sedikit pemain kriket kuno,” kata Border kepada Nine Network. “Dia adalah seorang petualang, suka memancing, dia suka hiking, berkemah,. Orang-orang menyukai gayanya yang sangat santai.”

Gaya itu membawa Symonds ke dalam konflik dengan otoritas di akhir karirnya. Pada tahun 2008 ia melewatkan seri satu hari Australia melawan Bangladesh setelah pergi memancing ketika ia diminta untuk menghadiri pertemuan tim. Dia juga didisiplinkan sebelum Piala Dunia Twenty20 2009 karena melanggar aturan tim seputar alkohol.

Dengan rambut gimbal dan wajahnya yang diolesi krim seng, Symonds selalu tampil flamboyan di tim Australia.

Kapten Hitam Luke Ronchi, yang diwawancarai pada hari Minggu sebelum timnya melakukan perjalanan ke Inggris untuk seri yang sangat dinanti-nantikan di sana, berbicara tentang bermain dengan Symonds.

Ronchi, lahir di Australia, bepergian dengan Symonds untuk satu tur. “Senang bisa mengenalnya dan memahaminya,” kata Ronchi. “Ini adalah berita sedih yang tidak pernah ingin Anda lihat atau harapkan untuk dilihat dan sesuatu yang akan dirasakan sangat mendalam oleh banyak orang.”

Kekalahan Symonds merupakan pukulan pahit lain bagi kriket Australia setelah kematian pemain legendaris Shane Warne di Thailand pada Maret lalu. Penjaga gawang Rod Marsh juga meninggal pada Maret dalam usia 74 tahun.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.