fbpx

Bagaimana Tata Cara Perizinan Sektor Pertanian?

Baroindo.id_Perizinan berusaha sektor pertanian merupakan pendaftaran pelaku usaha untuk mendapatkan persetujuan menjalankan  kegiatan usaha sektor pertanian. Persetujuan yang dimaksud diberikan pihak berwenang  dalam bentuk surat/keputusan pemenuhan persyaratan dan/atau komitmen menjalankan.

Pelaku usaha sektor pertanian mengajukan permohonan perizinan melalui Online Single Submission (OSS), berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian No. 5 Tahun 2019 tentang Tata Cara Perizinan Berusaha Sektor Pertanian (Permentan 5/2019). Ruang Lingkup perizinan meliputi Izin Usaha, Pendaftaran Usaha, Izin Pemasukan dan Pengeluaran, Rekomendasi, Pendaftaran, Perlindungan dan Pendaftaran, dan Penetapan.

Terdapat 2 (dua) jenis izin di sektor pertanian.  Pertama, izin usaha yang meliputi:

  1. Izin Usaha perkebunan;
  2. Izin Usaha tanaman pangan;
  3. Izin Usaha hortikultura;
  4. Izin Usaha peternakan;
  5. Izin Usaha obat hewan;
  6. pendaftaran usaha perkebunan;
  7. pendaftaran usaha tanaman pangan;
  8. pendaftaran usaha budi daya hortikultura; dan
  9. pendaftaran usaha peternakan

Dan, Kedua izin komersial atau operasional yang meliputi:

  1. izin pemasukan dan pengeluaran benih tanaman;
  2. izin pemasukan dan pengeluaran benih/bibit ternak;
  3. izin pemasukan dan pengeluaran sumber daya genetik;
  4. izin pemasukan agens hayati;
  5. izin pemasukan dan pengeluaran bahan pakan asal hewan dan tumbuhan;
  6. izin pemasukan dan pengeluaran obat hewan;
  7. izin pemasukan dan pengeluaran hewan peliharaan;
  8. rekomendasi ekspor/impor beras tertentu;
  9. rekomendasi impor produk hortikultura;
  10. rekomendasi teknis impor tembakau;
  11. rekomendasi pemasukan dan pengeluaran produk hewan;
  12. rekomendasi pemasukan dan pengeluaran ternak ruminansia dan babi;
  13. pendaftaran pangan segar asal tumbuhan;
  14. pendaftaran alat mesin pertanian;
  15. pendaftaran pakan ternak;
  16. pendaftaran/registrasi obat hewan;
  17. pendaftaran/pelepasan varietas tanaman;
  18. perlindungan/pendaftaran varietas tanaman;
  19. pendaftaran pestisida;
  20. pendaftaran pupuk; dan
  21. penetapan instalasi karantina tumbuhan dan hewan.

Kedua izin tersebut dilayani melalui OSS. Layanan OSS hanya dapat diakses oleh pelaku usaha yang telah memiliki identitas pelaku usaha berupa Nomor Induk Berusaha (NIB).Untuk mendapatkan NIB ini, pelaku usaha harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu ke lembaga OSS.

Bagaimana Tata Cara Perizinan Sektor Pertanian?
Scroll to top